Kasus Kapten Aston Villa Jack GrealishKasus Kapten Aston Villa Jack Grealish Terbaru

Kasus Kapten Aston Villa Jack Grealish – belakangan ini sering terdengar berita bahwa kapten Aston Villa melakukan tindak kriminal.

Kapten Aston Villa Jack Grealish hari ini mengakui dua tuduhan. Dimana ia dengan ceroboh menabrak Range Rover senilai 80 ribu pounds dalam keadaan terparkir saat pesta Lockdown.

Grealish, pria yang berumur 25 tahun tersebut, melanggar protokol lockdown COVID-19. Dengan mengunjungi temannya sehari setelah mengunggah video di Twitternya untuk membujuk semua orang untuk tinggal dirumah demi melawan virus Covid.

Setelah meninggalkan pesta Lockdown tersebut, ia mengendarai mobil 4 x 4 yang di kabarkan memundurkan mobilnya dan menghantam mobil Van Citroen berewarna silver. Setelah itu menabrak Mercedes C-Class yang berharga 30 ribu pounds. Dan Mercedes biru berharga 20 ribu pounds sebelum meninggalkan tempat kejadian, Dengar JPs.

Hari ini kapten dengan posisi gelandang tersebut telah gagal untuk menghadapi pengadilan Birmingham magistrates. Tetapi melalui pengacaranya (Barry Warburton). Dia mengaku ebrsalah atas dua pelanggaran mengemudi tersebut.

Tuan Warbutrton – yang memiliki serangkaian klien pemain sepak bola. Termasuk Rio Ferdinan dan Peter Crouch –  mengatakan kepada Hakim bahwa dia telah menghubungi Grealish untuk menanyakan apakah dia bisa menghadiri pengadilan sore ini.

Tetapi dia sedang berlatih dan teleponnya ada di dalam ruang ganti (Loker).

Pelanggaran Lain Oleh Kapten Jack Grealish

Kapten Aston Villa tersebut mengakui dua tuduhuan kelalian dalam berkemudi (tidak berhati – berhati). Dan perhatian yang berhubungan dengan kecelakaan yang terjadi pada tanggal 29 maret dan kecelakaan lain pada tanggal 18 oktober.

Pengadilan mendengar pada kesempatan kedua, bahwa Grealish di ketahuian berkemudi secara ugal – ugalan di M42, A446, dan di Bodymoor heath Road, di tempat latihan Aston VIlla berada. Dan dakwaan tersebut kemudian di berhentikan oleh hakim distrik.

Kasus tersebut di tunda dan Grealish sekarang di larang untuk berkemudi saat ia muncul di pengadilan tersebut pada tanggal 15 desember karena dia telah memiliki beberapa pelanggaran mengenai surat ijin mengemudinya.

Jaksa Tino Nyatanga mengatakan “Sekitar jam 8.40 pagi hari Minggu, 29 Maret, ada tiga kendaraan tabrakan lalu lintas di Solihull.”

‘Tabrakan terjadi di jalan cul-de-sac perumahan dengan sejumlah tempat parkir baik untuk warga maupun anggota masyarakat.

Grealish sebelumnya meminta maaf karena dengan bodohya setuju untuk mengunjungi tempat seorang teman setelah meminta para penggemar untuk tetap di dalam rumah karena Lockdown Covid-19.

Di laporkan dia telah mengunjungi mantan striker Skotlandia dan mantan pemain Villa Ross McCormack serta mantan pemain Leeds Tony Capaldi juga hadir.

Gambar yang muncul secara online pada saat itu yang menunjukkan Grealish yang tampak linglung di lokasi kecelakaan mengenakan satu sandal hitam dan sandal slip-on putih.

Dan akhirnya Aston Villa mendenda Grealish sebesar  £ 150.000 karena melanggar Protokol Pemerintah dan menyumbangkan uang tersebut ke The University Hospitals Charity di Birmingham.

Pesan Jack Grealish (Kapten Aston Villa)

Dalam pesan yang ada di dalam Video, dan di unggah ke twitternya setelah peristiwa tersebut, Grealish berkata.

Pada saat itu ia di hukum dengan melakukan penyumbangan, pada pernyataan yang di keluarkan oleh Aston Villa. Mengatakan bahwa Aston Villa sangat kecewa bahwa salah satu pemain mereka mengabaikan arahan pemerintah untuk tetap di rumah selama krisis COVID-19.

‘Hal Itu melanggar pedoman pemerintah yang jelas dan harus di taati oleh semua orang.

Tanggal Penjatuhan Hukuman J. Grealish

Gelandang Aston Villa dan Inggris Jack Grealish mengakui mengemudi ugal – ugalan sehubungan dengan kecelakaan selama lockdown virus korona awal tahun ini.

Kapten klub itu mengaku bersalah atas dua dakwaan, termasuk satu dakwaan yang terkait dengan insiden pagi hari di mana Range Rover miliknya merusak kendaraan yang diparkir pada 29 Maret. Hanya beberapa hari setelah Lockdown nasional diberlakukan.

Grealish, yang telah memenangkan lima cups untuk Inggris, tidak dapat muncul di pengadilan di Birmingham pada hari Selasa. Tetapi, mengajukan permohonan melalui pengacaranya, dan mengaku bersalah dengan mengemudi tanpa hati – hati.

Pria berusia 25 tahun itu terlibat dalam insiden tersebut kurang dari 24 jam setelah mengeluarkan pesan video Twitter yang mendesak orang lain untuk tinggal di rumah untuk menyelamatkan nyawa dan melindungi Kesehatan Nasional.

Hukuman akan di jatuhkan pada 15 Desember, dengan Grealish yang akan hadir secara langsung.

Kejadian Kasus Grealish

Grealish, pria yang berumur 25 tahun tersebut, melanggar protokol lockdown COVID-19. Dengan mengunjungi temannya sehari setelah mengunggah video di Twitternya untuk membujuk semua orang untuk tinggal dirumah demi melawan virus Covid.

Setelah meninggalkan pesta Lockdown tersebut, ia mengendarai mobil offroadnya yang di kabarkan sedang memundurkan mobilnya dan menabrak mobil Van Citroen berewarna silver. Setelah itu menabrak Mercedes C-Class yang berharga 30 ribu pounds. Dan Mercedes biru berharga 20 ribu pounds sebelum meninggalkan tempat kejadian, Dengar JPs.

Kapten Aston Villa tersebut mengakui dua tuduhuan kelalian dalam berkemudi (tidak berhati – berhati). Dan perhatian yang berhubungan dengan kecelakaan yang terjadi pada tanggal 29 maret dan kecelakaan lain pada tanggal 18 oktober.

Baca juga : Chelsea Transfer Moses dari Stamford

Pemain Bertalenta di Liga Inggris

Pemain Bertalenta di Liga Inggris jadi satu dari beberapa liga yg banyak dilengkapi oleh pemain- pemain muda yang memiliki talenta. Tercatat sebagian pemain apalagi sudah jadi tumpuan timnya serta sukses menyegel tempatnya di skuad utama.

Di tiap musimnya kerap mencuat pemain muda yang melejit serta menawan penikmat Premier League. Semacam Marcus Rashford yang semenjak dini kemunculannya sukses jadi sensasi serta sampai saat ini jadi penyerang inti Manchester United.

Sampai saat ini Trent jadi salah satu player ter-wah di liga primer, market valuenya juga bertambah pesat serta saat ini sejumlah 110 juta euro.

Tetapi, bermain di Premier League pasti mempunyai beban tertentu untuk para pemain muda terlebih mereka yang bermain di klub yang dikira klub besar. Chelsea serta Manchester United tercantum 2 regu yang saat ini lumayan mempunyai talenta muda.

Brandon Williams

Salah satu korban kebijakan transfer dari MU. Brandon Williams yang tadinya jadi opsi lain sehabis Luke Shaw wajib dialami realitas kalau saat ini ia cuma jadi opsi ketiga.

Kehadiran Alex Telles pasti hendak membuat karirnya terus menjadi mandek di Manchester United. Masa ini saja Brandon Williams belum sempat diturunkan di Premier League serta cuma berlaga di Carabao Cup.

Bila keadaan Brandon Williams tidak berganti nantinya, pasti pindah di pada Januari jadi opsi yang wajib diwujudkannya supaya perkembangannya tidak terhambat.

Pemain Bertalenta di Liga Inggris: Fikayo Tomori

Chelsea yang belanja besar- besaran sukses mendatangkan bek yang memiliki pengetahuan seperti Thiago Silva. Kedatangannya pasti sudah membenarkan kalau Fikayo Tomori saat ini tidak hendak banyak dilirik Frank Lampard.

Fikayo Tomori sesungguhnya sudah berupaya buat berangkat dari Chelsea. Tetapi sangat disayangkan Tomori kandas pindah sehabis tadinya dikabarkan sangat dekat dengan klub sepak bola West Ham.

Masa yang sudah lalu juga paling tidak sudah menggambarkan sedikitnya waktu bermain Tomori. Pemain berumur 22 tahun ini cuma diturunkan di Carabao Cup, di Premier League, Tomori cuma tampak 45 bagaikan pemain pengganti.

Billy Gilmour

Satu lagi pemain Chelsea yang wajib pindah di Januari merupakan Billy Gilmour. Umurnya yang masih 19 tahun pasti membutuhkan keyakinan lebih sehingga dirinya dapat terus tumbuh. Perihal yang susah didapatkannya di Chelsea masa ini.

Skuat Chelsea dikala ini tengah berlimpah gelandang, di mana terdapat 5 gelandang ialah Danny Drinkwater, NGolo Kante, Mateo Kovacic, Jorginho, serta Mason Mount yang bersaing masing- masing minggu buat jadi starter.

Jadi bila dia pindah dari Chelsea di bulan Januari nanti paling utama bagaikan pemain pinjaman, dia dapat membangun momentum supaya dapat bersaing di masa depan.

Striker anyar Manchester United, Edinson Cavani. Striker yang berasal dari Uruguay itu berharap dapat jadi mesin berhasil yang diandalkan MU masa ini.

Dia tidak memperpanjang kontraknya di PSG, di mana 7 tahun terakhir dia membela raksasa Prancis tersebut.

Cavani sendiri membaut keputusann untuk melanjutkan karir sepak bolanya di Inggris. Dia bergabung dengan salah satu regu besar EPL, Manchester United.

Cavani berharap dia tidak hanya numpang di Manchester United.” Aku harap aku dapat mencetak banyak berhasil di klub ini serta aku hendak bekerja keras buat menggapai itu,” ucap Cavani kepada MUTV.

Perihal untuk para penggemar MU. Dia berjanji hendak bekerja keras supaya performanya dapat bagus serta mencetak banyak berhasil untuk MU.

” Semacam yang sempat aku katakan, aku tiba ke mari dengan hasrat yang besar buat bekerja keras serta aku mau dapat menolong manajer serta pula rekan- rekan setim aku.”

” Aku mau bekerja keras serta menampilkan hasilnya di atas lapangan serta mudah- mudahan kita dapat menggapai banyak perihal yang luar biasa bersama Manchester United.”

Prediksi Susunan Pemain PSG Lawan Bayern Munchen

Susunan Pemain PSG Lawan Bayern Munchen – Starting Eleven PSG vs Bayern Munchen masih perlu intuk dikonfirmasi lebih awal, prediksi lineup, cedera pemain tiap tim untuk final Liga Champions

Paris Saint-Germain berharap kiper Keylor Navas bugar dan siap bermain menjelang bertanding melawan Bayern Munich di final Liga Champions malam ini.

Navas terpakas keluar lapangan saat melawan Atalanta karena cedera paha dan kemudian absen di semifinal saat mantan kiper Fulham Sergio Rico menggantikannya.

Marco Verratti sedang berjuang dengan cedera betis tetapi bermain melawan RB Leipzig telah meningkatkan harapan bahwa ia akan fit untuk menjadi starter melawan Bayern.

Mauro Icardi belum dapat memastikan apakah dia juga masuk dalam starting XI Thomas Tuchel setelah absen melawan Leipzig.

Neymar tampil mengesankan dalam posisinya yang agak mundur kebelakang ketika di semifinal. Beroperasi secara terpusat ke penyerang sayap Kylian Mbappe dan Angel Di Maria, taktik yang bisa digunakan Tuchel.

Layvin Kurzawa dan Idrissa Gueye belum bisa dipastikan fit ketika final. Meskipun keduanya kemungkinan besar tidak akan main.

Prediksi PSG XI (4-3-3)

Prediksi PSG XI (4-3-3): Navas; Kehrer, Silva, Kimpembe, Bernat; Verratti, Marquinhos, Paredes; Di Maria, Mbappe, Neymar

Pelatih kepala Bayern Munchen Hansi Flick kemungkinan akan mengubah formasi pertahanannya pada final Liga Champions malam ini melawan Paris Saint-Germain.

Flick mengatakan kepada wartawan setelah kemenangan semifinal atas Lyon: “Pada fase pertama Munchen terkadang bertahan dengan buruk. Munchen juga mengalami beberapa kekalahan bola yang ceroboh sehingga kami harus membersihkannya.”

Dia menambahkan: “Tim tahu bahwa Paris memiliki pemain yang sangat cepat. Jadi kami harus melihat bahwa kami mengatur pertahanan agak berbeda.”

Jerome Boateng dipaksa keluar karena cedera saat melawan Lyon tetapi sepertinya akan fit untuk hari final. Rekan bek Benjamin Pavard menikmati penampilan kembali dan telah dinyatakan bugar jika Flick membutuhkannya.

Niklas Sule, Lucas Hernandez dan Javi Martinez semuanya bisa main, tetapi Boateng dan David Alaba adalah pilihan pertama di lini belakang.

Di bagian penyerang, Robert Lewandowski sedang mencari hat-trick untuk mengalahkan rekor 17 gol Cristiano Ronaldo dalam kompetisi Liga Champions. Dia akan bermain bersama dengan Serge Gnabry, sementara Ivan Perisic dan Kingsley Coman akan bersaing untuk posisi sayap kiri.

Thiago Alcantara, pemain yang menjadi target transfer Liverpool, kemungkinan akan mengenakan seragam Bayern untuk terakhir kalinya setelah menyatakan keinginannya untuk pergi. Hal yang sama juga berlaku untuk Philippe Coutinho, yang masa pinjamannya dari Barcelona akan berakhir dengan permainan ini.

Prediksi Bayern Munchen XI

Prediksi Bayern Munchen XI (4-3-3): Neuer; Kimmich, Boateng, Alaba, Davies; Thiago, Goretzka; Gnabry, Muller, Perisic; Lewandowski